KEMAMPUAN LITERASI MATEMATIS SISWA MUHAMMADIYAH DITINJAU DARI GAYA KOGNITIF

Akhmad Jazuli, Fitrianto Eko Subekti, Reni Untarti

Abstract


Literasi matematis merupakan kemampuan menggunakan matematika dalam memecahkan masalah kehidupan sehari hari. Muhammadiyah merupakan gerakan Islam di Indonesia yang menuntut pengikutnya untuk mengedepankan literasi Islam dalam memecahkan masalah. Penelitian ini bertujuan memaparkan kemampuan literasi matematis siswa Muhammadiyah yang ditinjau dari gaya kognitifnya, khususnya pada gaya berpikir  bebas (independent) dan gaya berpikir terikat (dependent). Subjek penelitian ini siswa progam studi pendidikan matematika perguruan tinggi Muhammadiyah, yang terdiri dari 60 siswa. Untuk pengelompokan siswa menggunakan angket MFFT dan untuk mengukur kemampuan literasi matematis siswa menggunakan tes soal uraian. Data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian diperoleh: Secara umum kedua gaya kognitif siswa, mempunyai kemampuan literasi matematis yang relatif sama. Kelompok gaya berpikir bebas, menunjukkan kemampuan memiliki keberanian dalam memecahkan soal, dan mereka mempunyai keyakinan yang relatif tinggi. Dalam kelompok tersebut mempunyai rentang kemampuan literasi matematis yang relative panjang. Adapun kelompok gaya berpikir terikat,  menunjukkan kemampuan  yang penuh kehati-hatian dalam menyelesaikan soal, dan mereka mempunyai sifat ragu-ragu yang relatif tinggi. Rentang kemampuan literasi matematis dalam kelompok tersebut relatif pendek. Oleh karena itu differentiated Instruction diharapkan dapat menjadi solusi.


Keywords


literasi matematis, gaya kognitif, gaya berpikir bebas, gaya berpikir terikat

Full Text: PDF

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.