PENINGKATAN PENGETAHUAN KESEHATAN JIWA ANAK PRASEKOLAH PADA GURU DAN ORANG TUA SISWA TK

Siti Nurjanah, Kris Linggardini

Abstract


Kesehatan jiwa sangat penting pada anak usia prasekolah (3-6 tahun). Pada periode ini anak perlu diberikan arahan dan rangsangan yang tepat agar perkembangannya optimal. Jika perkembangan terhambat, maka anak akan kesulitan dalam melanjutkan fase perkembangan berikutnya. Pada tahap ini anak  berada pada tahap inisiatif, jika tidak berkembang secara baik, maka yang muncul adalah perasaan bersalah (inisiative vs guilt). Di sekolah taman kanak kanak (TK) Aisyiah beberapa permasalahan yang ditemukan adalah anak hanya mau sekolah jika ditemani orangtua. Ada anak yang dianggap terlalu banyak bicara, sehingga terkesan mengganggu konsentrasi teman temannya. Ada anak yang tidak berani untuk menyampaikan kepada guru atau pada temannya untuk bergantian bermain. Tugas orangtua dan guru pada tahap ini untuk mendorong anak untuk merencanakan, mencapai tujuan dan mengambil tanggungjawab dengan memastikan mereka memiliki banyak kesempatan untuk berinteraksi dengan orang lain. Namun, belum semua orangtua dan guru paham tentang kesehatan jiwa pada anak usia pra sekolah. Oleh karena itu, kegiatan ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan orangtua dan guru. Pemberian materi dilakukan secara online menggunakan media yang menarik dan dilanjutkan dengan tanya jawab, Materi disampaikan melalui leaflet dan materi presentasi yang menarik. Pelaksanaan kegiatan ini terbukti dapat meningkatkan pengetahuan terkait kesehatan jiwa dari orangtua dan guru siswa TK A’isiyah


Keywords


kesehatan jiwa, pra sekolah

Full Text: PDF

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.