PERBEDAAN KESADARAN BUDAYA, PENGALAMAN BUDAYA, DAN PERILAKU |PENGAJARAN TRANSKULTURAL ANTARA DOSEN KEPERAWATAN PTN DAN PTS DI PROVINSI JAWA TENGAH, INDONESIA

Yektiningtyastuti Yektiningtyastuti

Abstract


Keanekaragaman budaya pasien merupakan tantangan bagi perawat dalam memberikan pelayanan keperawatan. Dosen keperawatan bertanggung jawab untuk menyiapkan lulusan keperawatan agar mampu menerapkan asuhan keperawatan peka budaya. Diperlukan kompetensi keperawatan transkultural bagi dosen keperawatan.
Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan gambaran tentang perbedaan kompetensi transkultural dosen keperawatan yang meliputi kesadaran budaya, pengalaman budaya, dan perilaku pengajaran transkultural dosen keperawatan dari PTN dan PTS. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif komparatif. Responden penelitian adalah 84 dosen keperawatan dari PTS dan 50 dosen keperawatan dari PTN di Provinsi Jawa Tengah. Data dasar penelitian berasal dari jawaban responden terhadap paket kuesioner tentang kompetensi keperawatan transkultural adaptasi dari CDQNE-R (41 item) dari Sealey (2003). Analisa data menggunakan independent t test.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan pada pengalaman budaya (t hitung = 3.602) antara dosen keperawatan PTS dan PTN, serta tidak ada perbedaan yang signifikan dalam hal kesadaran budaya (t hitung = 0,739), dan perilaku pengajaran Transkultural (t hitung = 1.918). Kesimpulan: dosen keperawatan perlu meningkatkan kompetensi keperawatan transkultural melalui pendidikan dan pelatihan berkelanjutan agar dapat melaksanakan pengajaran keperawatan transkultural secara optimal.


Keywords


dosen, kesadaran, pengalaman, perilaku pengajaran, keperawatan transkultural

Full Text: PDF

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.