MENU MPASI 4 BINTANG ANTI BALITA STUNTING PADA KADER NASYIYATUL AISYIYAH KARANGANYAR GANDRUNGMANGU

Wulan Margiana, Khamidah Achayar

Abstract


Stunting merupakan permasalahan gizi di dunia, terdapat 165 juta balita di dunia dalam kondisi pendek (stunting). Delapan puluh persen balita stunting tersebar pada 14 negara di dunia dan Indonesia menduduki rangking ke lima negara dengan jumah stunting terbesar. Data stunting di Indonesia menunjukkan bahwa prevalensi stunting secara nasional terjadi peningkatan dari 35,6% (2010) menjadi 37,2 % (tahun2013). Kondisi tersebut menggambarkan bahwa sekitar 8,9 juta anak Indonesia mengalami pertumbumbuhan tidak maksimal atau satu dari tiga anak mengalami stunting. Hasil Pemantauan Status Gizi (PSG) tahun 2017 menunjukkan bahwa persentase balita stunting pada kelompok balita (29,6%) lebih besar jika dibandingkan dengan usia baduta (20,1%). Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan tentang menu MPASI 4 bintang anti balita stunting pada kader Nasyiatul Aisyiyah Karanganyar Gandrungmangu Cilacap. Metode yang digunakan pada I b M yang ditawarkan pada Mitra Muhammadiyah wilayah Gandrungmangu Kabupaten Cilacap adalah penyuluhan pada kader Nasyiyatul ‘Aisyiyah Karanganyar Gandrumangu dengan metode learning by doing (belajar dengan mempraktekkannya). Hasil dari post test menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan kader tentang menu MPASI 4 Bintang anti Balita Stunting. Kesimpulan Terdapat peningkatan pengetahuan pada kader Terdapat peningkatan pengetahuan pada kader Nasyiyatul ‘Aisyiyah tentang menu MPASI 4 bintang anti balita stunting pada kader Nasyiatul Aisyiyah.


Keywords


MPASI, Stunting, 4 Bintang

Full Text: PDF

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.